Aku
Aku adalah Pria kelahiran asli Jawa
tepatnya Cilacap Jawa Tengah, nama lengkapku HERI WIDODO sebagian orang memanggil aku dengan
sebutan “Henk” “Herdod” “HeriKukukuk” dsb,
lahir pada tanggal 2 Februari 1996
dari seorang Ibu yang bernama Kamsini, aku anak ke 4 dari 5 bersaudara, 4 Cowok
1 Cewek.
Aku adalah lulusan dari SD N
Sindangbarang 06, MTs Negeri Karangpucung(sekarang
MTs N 02 Cilacap) dan lulusan Ilmu Pengetahuan Alam di SMA Jend.Ahmad Yani
Karangpucung.
Karier selama sekolah dari SD, pas kelas
III mendapat Ranking 2, pas kelas IV pernah mengikuti pesta siaga, lomba
Pramuka juga, Ikut Drumband jadi anggota Balera(sampai sekarang masih ingat not-not nya juga) pengalaman pas masih
SD yang ga bisa di lupakan
main permainan tali yang pake karet aku lupa nama permainannya, pas itu aku loncat tinggi tapi aku tidak bisa menjangkau dan aku menabrak salah satu temanku dan aku terjatuh, gigi depanku patah(tapi ga semuanya cuman sepertiganya saja) dan satu lagi masa SD waktu itu aku mendapat Ranking 1 Nilai UN Matematika,
main permainan tali yang pake karet aku lupa nama permainannya, pas itu aku loncat tinggi tapi aku tidak bisa menjangkau dan aku menabrak salah satu temanku dan aku terjatuh, gigi depanku patah(tapi ga semuanya cuman sepertiganya saja) dan satu lagi masa SD waktu itu aku mendapat Ranking 1 Nilai UN Matematika,
Ketika sudah MTs pengalaman lebih
banyak lagi, mendapat banyak teman, karena pas MTs rumahku hanya berjarak 50M
dari sekolahan jadi ketika berangkat pada kumpul di rumahku, pas masuk MTs aku
dimasukan kedalam kelas VIID dimana saat itu kelasku kelasnya siswa/siswi rata
– rata dengan NEM tinggi – tinggi bisa dikatakan kelasnya anak – anak
pintar,dan alhamdulillahnya aku mendapat predikat ke 8 sudah masuk 10 besar
saja Alhamdulillah, di kelas VIII karena mungkin waktu itu masih masa pubertas
jadi agak sedikit badung(wajar lah ya
gapapa) aku dan teman – teman lelakiku hampir semua laki – laki kena push
up 50x gara – gara terlambat masuk kelas selama 30 menit pas itu lagi istirahat
semua pada kerumahku, dan anehnya justru pas kelas VIII aku mendapat predikat
ke 3 (mungkin karena dikelasku waktu itu
merata ga ada yang pinter – pinter amat)
Memasuki kelas IX , Awal dimana aku
mengenal cinta wkwkwk( tapi aku ga mau
bahas tentang ini di next post saja) di kelas IX aku lebih banyak dikenal
guru karena pada saat itu aku terkenal karena kakaku dulu, “oh kamu Heri
adiknya Ades yang rumahnya disitu” “eh kamu adiknya Ades, kaka kamu aja kaya
gitu pasti adiknya ga beda jauh” semua guru – guru pada tahu kakak aku(mungkin kakaku dulu lebih terkenal mbadung),
tapi aku membuktikan kalau aku tidak kaya kakaku dulu dan so aku mendapat
predikat 1 Nilai UN Bahasa Indonesia, dan akhirnya guru BI (Bu Umi) sangat bangga sama aku sampai – sampai dia bilang kalau
kamu beda, engga kaya kakakmu dulu.
Lanjut ke SMA
Kenapa pada saat itu aku sekolah di
SMA JAY, kenapa ga di SMANSA ataupun SMK N, padahal waktu itu NEM ku lumayan,
alasannya karena 1 : udah di sekolahin lanjutan saja aku mah udah
alhamdulillah, karena orangtua udah tua jadi mau ga mau sekolah disitu karena waktu
itu Bapak nyaranin sekolah disitu, tapi alhamdulillah banyak hikmahnya sekolah
di JAY, dari teman – temannya baik – baik, gurunya juga, dan mungkin pada saat
SMA aku mulai menemukan jati diriku, pas SMA mungkin aku tidak tergolong murid
– murid berprestasi bahkan namaku tidak pernah terdaftar di jajaran 10 besar,
aku juga tidak ikut organisai apapun, karena aku pulang sekolah harus nyari
rumput buat kambing, pas SMA juga aku belajar prihatin, aku jualan pulsa buat
nambah uang saku sendiri, karena jaman itu aku cuman dikasih uang saku 3rb,
yang 2rb buat ongkos pulang pergi naik bis, yang 1rb buat jajan, modal pulsanya
dikasih kakak dan sampe – sampe aku dijuluki Bakul Pulsa dan ya
alhamdulillahnya pulsanya lancar, bahkan aku bisa beli HP dengan hasil uang
jualan pulsa. Teman aku si Toto sering berkata “Heri mah mengko nek ws lulus buka konter jualan pulsa sendiri” amin.
Masa – masa SMA masa yang tidak mungkin saya lupakan banyak kenangan disana.
Pas masa SMA juga alhamdulillahnya
aku diajak ngaji sama sepupuku setiap malam di Pondok Pesantren Al – Mujahidin
di Karangtawang kebetulan tidak jauh dari rumah sekitar 800 M, disana juga aku
jadi banyak teman, banyak pengetahuan, banyak ilmu yang aku dapat, jadi tau ilmu
fiqih, tau mana yang baik mana yang engga, jadi tau segalanya tentang agama
Islam Alhamdulillah.
Di karier kerja sendiri aku ikut
orang di Service an HP selama 2th, pas itu aku keluar mencoba merantau ke
Ibukota karena pas itu juga aku harus menyekolahkan adiku satu – satu nya. Aku
di Jakarta hanya 1 Tahun saja karena disana sistemnya kontrak dan disana juga
aku tidak terlalu suka dengan sistem kerjanya yang agak ribet dan aneh(tau lah yah orang mata sipit seperti apa), aku
memutuskan kembali ke kerjaan Service an HP, aku mau menekuni di kerjaanku yang
ini karena saya rasa pas dengan Passion
ku. Banyak dari teman – temanku yang bekerja di PT PT besar sukses bisa
beli ini beli itu mereka juga pada bilang “jangan di rumah saja her sini kerja
di kota” dari sini aku berfikir “apa iya kita akan terus – terusan hidup dikota
orang?”, dan apa iya juga mereka akan
terus – terusan kerja di orang lain?” karena prinsipku sih harus bisa bikin usaha
sekecil apapun usaha itu dan laki – laki itu harus punya keahlian gaes, karena
apa? Karena lelaki itu harus menafkahi anak istri bro.
Ok itulah sekian dari sedikit
penggalan cerita tentang anak yang bernama HERI WIDODO. Itu masih hanya sedikit
penggalan masih banyak lagi.